Contoh Pengitungan Pajak Terutang Dan Pengisian SPT Tahunan WP OP Yang Status Perpajakannya HB

12:04 AM
Dalam artikel sebelumnya saya telah berbagi tentang contoh penghitungan pajak terutang dan pengisian SPT Tahunan WP OP yang statu perpajakannya KK, agar teman-teman bisa memahami artikel ini, alangkah baiknya teman-teman membaca juga artikel saya yang berjudul memahami status perpajakan suami istri (KK, PH, MT, HB).

Status perpajakan HB terjadi bila dan berefek :
1. suami istri yang telah hidup berpisah dengan putusan hakim / cerai,
2. begitupula dengan status untuk PTKP nya menjadi Tidak Kawin (TK),
3. tanggungan anak ditanggung oleh yang sebenarnya menanggung / anak tersebut ikut siapa, kalaulah anak tersebut ikut ibunya berarti untuk status PTKP ibunya ditambah dengan tanggungan anak.
4. masing-masing WP (suami dan/atau istri) melaporkan kewajiban perpajakannya masing-masing.

contoh penghitungan pajak terutang untuk status perpajakan HB bisa dibaca di bawah ini, dengan memodifikasi contoh soal / kasus yang pertama.

Contoh
Selama tahun 2015 Tn. Bagas Farel bekerja di PT. Maju Makmur Mandiri sebagai Direktur Keuangan dengan gaji sebesar Rp. 10.000.000,- per bulan, NPWP Tn. Bagas 72.799.843.7-443.000, Tn. Bagas telah bercerai lewat putusan hakim pengadilan agama pada Oktober 2014 dengan Ny. Imelda Susanti yang bekerja di PT. Jaya Sentosa sebagai Manajer Pemasaran dengan menerima gaji sebesar Rp. 8.000.000,- per bulan. Tn. Bagas memiliki 2 orang anak dan kedua anaknya tersebut ikut dengan ibunya (Ny. Imelda).
Pada awal tahun 2016 Tn. Bagas menerima bukti potong A1 dari perusahaan untuk tahun pajak 2015 dengan nilai Rp. 5.350.000,- sedangkan bukti potong yang diterima Ny. Imelda sebesar Rp. 2.460.000,-
Pada maret 2015 Ny. Imelda mengajukan pembuatan NPWP ke KPP, NPWP Ny. Imelda 73.801.853.7-443.000

Penghitungan pajak terutang Tn. Bagas Farel untuk tahun 2015:

Penghasilan:
Gaji sebulan                                                 Rp.  10.000.000,-              

Pengurangan:
Biaya Jabatan (5% x Rp. 10.000.000,-)       Rp.      500.000,-

Penghasilan neto sebulan                             Rp.   9.500.000,-

Penghasilan neto setahun
(12 x Rp. 9.500.000,-)                                  Rp.114.000.000,-

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) :
WP Sendiri                 Rp. 36.000.000,-
    
   Jumlah PTKP                                       Rp.  36.000.000,-

Penghasilan Kena Pajak                              Rp.  78.000.000,-

PPh 21 Terutang :
5% x Rp. 50.000.000,-      = Rp. 2.500.000,-
15% x Rp. 28.000.000,-    = Rp. 4.200.000,-
    Jumlah                             Rp. 6.700.000,- 



Penghitungan pajak terutang Ny. Imelda Susanti untuk tahun 2015:

Penghasilan:
Gaji sebulan                                                 Rp.  8.000.000,-              

Pengurangan:
Biaya Jabatan (5% x Rp. 8.000.000,-)        Rp.      400.000,-

Penghasilan neto sebulan                             Rp. 7.600.000,-

Penghasilan neto setahun
(12 x Rp. 7.600.000,-)                                  Rp. 91.200.000,-

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) :
WP Sendiri                 Rp. 36.000.000,-
Tanggungan Anak
(2 x Rp. 3.000.000)    Rp.  6.000.000,-
    
   Jumlah PTKP                                       Rp.  42.000.000,-

Penghasilan Kena Pajak                              Rp.  49.200.000,-

PPh 21 Terutang :
5% x Rp. 49.200.000,-      = Rp. 2.460.000,-





Penghitungan pajak terutang di atas, keduanya dimasukan dalam SPT masing-masing, berikut penampakan pengisian SPT untuk Tn. Bagas dan Ny. Imelda...


Form 1770 S Tn. Bagas
 


Form 1770 S Ny. Imelda

Nah itulah artikel tentang Contoh Pengitungan Pajak Terutang Dan Pengisian SPT Tahunan WP OP Yang Status Perpajakannya HB...

Semoga dapat membantu....
Mohon koreksi bila ada salah...

Indahnya berbagi...


Previous
Next Post »
0 Komentar

Berkomentarlah sesuai dengan topik yang dibahas, komentar dengan menyertakan link aktif tidak akan diterbitkan..